free counters

Selasa, 06 November 2012

PERILAKU ETIKA DALAM BISNIS


Jalankan bisnis tetapi tetap berpandangan bahwa, bisnis tidak memerlukan etika.  Bisnis melibatkan hubungan ekonomi dengan banyak kelompok orang yang dikenal sebagai stakeholders, yaitu: pelanggan, tenaga kerja, stockholders, suppliers, pesaing, pemerintah dan komunitas. Oleh karena itu para pebisnis harus mempertimbangkan semua bagian dari stakeholders dan bukan hanya stockholdernya saja. Pelanggan, penyalur, pesaing, tenaga kerja dan bahkan pemegang saham adalah pihak yang sering berperan untuk keberhasilan dalam berbisnis. Lingkungan bisnis yang mempengaruhi etika adalah lingkungan makro dan lingkungan mikro. Lingkungan makro yang dapat mempengaruhi kebiasaan yang tidak etis yaitu bribery, coercion, deception, theft, unfair dan discrimination. Maka dari itu dalam perspektif mikro, bisnis harus percaya bahwa dalam berhubungan dengan supplier atau vendor, pelanggan dan tenaga kerja atau karyawan. Sebagai bagian dari masyarakat, tentu bisnis tunduk pada norma-norma yang ada pada masyarakat. Tata hubungan bisnis dan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan itu membawa serta etika-etika tertentu dalam kegiatan bisnisnya, baik etika itu antara sesama pelaku bisnis maupun etika bisnis terhadap masyarakat dalam hubungan langsung maupun tidak langsung. Dengan memetakan pola hubungan dalam bisnis seperti itu dapat dilihat bahwa prinsip-prinsip etika bisnis terwujud dalam satu pola hubungan yang bersifat interaktif. Hubungan ini tidak hanya dalam satu negara, tetapi meliputi berbagai negara yang terintegrasi dalam hubungan perdagangan dunia yang nuansanya kini telah berubah. Perubahan nuansa perkembangan dunia itu menuntut segera dibenahinya etika bisnis. Pasalnya, kondisi hukum yang melingkupi dunia usaha terlalu jauh tertinggal dari pertumbuhan serta perkembangan dibidang ekonomi. Jalinan hubungan usaha dengan pihak-pihak lain yang terkait begitu kompleks. Akibatnya, ketika dunia usaha melaju pesat, ada pihak-pihak yang tertinggal dan dirugikan, karena peranti hukum dan aturan main dunia usaha belum mendapatkan perhatian yang seimbang.
Pelaku bisnis dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk “uang” dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi. Artinya sebagai contoh kesempatan yang dimiliki oleh pelaku bisnis untuk menjual pada tingkat harga yang tinggi sewaktu terjadinya excess demand harus menjadi perhatian dan kepedulian bagi pelaku bisnis dengan tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk meraup keuntungan yang berlipat ganda. Jadi, dalam keadaan excess demand pelaku bisnis harus mampu mengembangkan dan memanifestasikan sikap tanggung jawab terhadap masyarakat sekitarnya. Tanggung jawab sosial bisa dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitarnya, terutama dalam hal pendidikan, kesehatan, pemberian latihan keterampilan, dll.
Perkembangan dalam etika bisnis dibagi menjadi 5 periode yaitu sebagai berikut :  1) Situasi Dahulu : Pada awal sejarah filsafat, Plato, Aristoteles, dan filsuf-filsuf Yunani lain menyelidiki bagaimana sebaiknya mengatur kehidupan manusia bersama dalam negara dan membahas bagaimana kehidupan ekonomi dan kegiatan niaga harus diatur, 2) Masa Peralihan tahun 1960-an : ditandai pemberontakan terhadap kuasa dan otoritas di Amerika Serikat (AS), revolusi mahasiswa (di ibukota Perancis), penolakan terhadap establishment (kemapanan). Hal ini memberi perhatian pada dunia pendidikan khususnya manajemen, yaitu dengan menambahkan mata kuliah baru dalam kurikulum dengan nama Business and Society. Topik yang paling sering dibahas adalah corporate social responsibility, 3) Etika Bisnis Lahir di AS tahun 1970-an : sejumlah filsuf mulai terlibat dalam memikirkan masalah-masalah etis di sekitar bisnis dan etika bisnis dianggap sebagai suatu tanggapan tepat atas krisis moral yang sedang meliputi dunia bisnis di AS, 4) Etika Bisnis Meluas ke Eropa tahun 1980-an : di Eropa Barat, etika bisnis sebagai ilmu baru mulai berkembang kira-kira 10 tahun kemudian. Terdapat forum pertemuan antara akademisi dari universitas serta sekolah bisnis yang disebut European Business Ethics Network (EBEN), 5) Etika Bisnis menjadi Fenomena Global tahun 1990-an : tidak terbatas lagi pada dunia Barat. Etika bisnis sudah dikembangkan di seluruh dunia. Telah didirikan International Society for Business, Economics, and Ethics (ISBEE) pada 25-28 Juli 1996 di Tokyo.
Dalam menjalankan profesinya seorang akuntan di Indonesia diatur oleh suatu kode etik profesi dengan nama kode etik Ikatan Akuntan Indonesia. Kode etik Ikatan Akuntan Indonesia merupakan tatanan etika dan prinsip moral yang memberikan pedoman kepada akuntan untuk berhubungan dengan klien, sesama anggota profesi dan juga dengan masyarakat. Selain dengan kode etik akuntan juga merupakan alat atau sarana untuk klien, pemakai laporan keuangan atau masyarakat pada umumnya, tentang kualitas atau mutu jasa yang diberikannya karena melalui serangkaian pertimbangan etika sebagaimana yang diatur dalam kode etik profesi. Akuntansi sebagai profesi memiliki kewajiban untuk mengabaikan kepentingan pribadi dan mengikuti etika profesi yang telah ditetapkan. Kewajiban akuntan sebagai profesional mempunyai tiga kewajiban yaitu; kompetensi,  objektif dan mengutamakan integritas.  Kasus enron, xerok, merck, vivendi universal dan bebarapa kasus serupa lainnya  telah membuktikan  bahwa etika sangat diperlukan dalam bisnis. Tanpa etika di dalam bisnis, maka perdaganan tidak akan berfungsi dengan baik. Kita harus mengakui bahwa akuntansi adalah bisnis, dan tanggung jawab utama dari bisnis adalah memaksimalkan keuntungan atau nilai shareholder. Tetapi kalau hal ini dilakukan tanpa memperhatikan etika, maka hasilnya sangat merugikan.

Kamis, 21 Juni 2012

Soal Gedung Baru, Komisi III DPR Larang KPK Kumpulkan Dana dari Rakyat

Jakarta - KPK berencana membangun gedung baru dengan mengumpulkan dana dari publik. Tapi belum lagi dilaksanakan rencana itu, Komisi III DPR menentangnya. KPK diminta jangan mengumpulkan dana dari rakyat.

"Masyarakat sudah banyak bebannya, lalu KPK minta uang dari masyarakat? Gimana KPK itu," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Nasir Djamil saat berbincang, Kamis (21/6/2012).

Nasir menegaskan, kondisi masyarakat saat ini sudah terbebani dengan kondisi ekonomi. Karenanya tidak pantas bila KPK menggalang dana hanya untuk gedung.

"Cara seperti itu tidak empati, padahal gedung itu bukan esensi dari pemberantasan korupsi," jelasnya.

Rencana pembangunan gedung baru dengan dana dari publik itu digagas Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Alasannya, sudah beberapa tahun ini Komisi III DPR tak kunjung mengabulkan permohonan pencairan dana Rp 61 miliar untuk membangun gedung. Padahal, pemerintah sudah memberi lampu hijau.

Gedung KPK saat ini sudah berusia 31 tahun dan tidak mampu menampung pegawai yang jumlahnya mencapai 650 orang. Sejatinya gedung itu hanya bisa menampung 350 orang.

 

conclusion: Commission plans to construct a new building by collecting funds from the public. But not yet implemented the plan, the House of Representatives Commission III against it. KPK asked not to collect money from people. Conditions of today's society already burdened with economic conditions. Therefore not appropriate when the Commission raised funds for the building only. KPK is now 31 years old and unable to accommodate an employee whose numbers reached 650 people. Indeed the building could only accommodate 350 people.


Selasa, 08 Mei 2012

Expressing Ability, Polite Question and Exercise

Expressing Ability, Polite Question and Exercise


Expressing Ability :
1. Ron can drive a car.
2. You can buy a milk at the supermarket.
3. I can meet you at Bob's tomorrow night.
4. I could be a pilot if I have the training I need.
5. You could walk if you have a pair of leg.

Polite Questions :
1. May I please borrow your eraser?
2. Could I please borrow your eraser?
3. Can I please borrow your eraser?
4. Would you please go to the market?
5. Could you please go to the market?
6. Will you please go to the market?

Exercise : Expressing Ability : CAN and CAN'T
1. A cat can climb trees, but it can't fly.
2. A fish can't walk, but it can swim.
3. A dog can bark, but it can't sing.
4. A tiny baby can cry, but it can't talk.
5. You can store water in a glass jar, but you can't store it in a paper bag.
6. You can't drive from the Philippines to Australia, but you can drive from Italy to Austria.

Exercise : COULD, MAY, MIGHT and WILL PROBABLY
1. Tonight I could go shopping. Or I might watch the movie. Of course, I may go shopping. But I'll probably just watch the movie.
2. Next year, I might graduate. But I could postpone it. I may postpone it. But I'll probably graduate next year.
3. My friend Kendall may visit me this weekend, but I'm not sure. She might visit. She could also take her friends along. But she'll probably visit me alone.
4. One hundred years from now, may have die. But could live long enough. I will probably might've die anyway.

Exercise : Polite Questions : MAY I, COULD I, and CAN I.
1. A : Hello?
    B : Hello. Is Ahmed there?
    A : Yes, he is.
    B : May I speak to him?
    A : Just a minute, I'll get him.

2. A : Hello. Mr. Black's office.
    B : May I speak to Mr. Black?
    A : May I ask who is calling?
    B : Susan Abbott.
    A : Just a moment Ms. Abbott. I'll connect you.

3. A : Hello?
    B : Hi. This is Bob. Can I talk to Pedro?
    A : Sure. Hang on.

4. A : Good afternoon. Dr. Wu's office. Can I help you?
    B : Yes. I'd like to make an appoinment with Dr. Wu.
    A : Fine. Is Friday morning at ten all right?
    B : Yes. Thank you.
    A : Your name?

5. A : Hello?
    B : Hello. Can I talk to Emily?
    A : She's not at home right now. Do you have a message? 
    B : No thanks. I'll call later.

6. A : Hello?
    B : Hello. Can I talk to Maria?
    A : She's not here right now.
    B : Oh. Can I have a message?
    A : Certainly. Just a minute. I have to get a pen.


7. A : Hello?
    B : Hello. Could I talk to Jack?
    A : Who?
    B : Jack. Jack Butler.
    A : There's no one here by that name. I'm afraid you have the wrong number.
    B : Is this 221-3892?
    A : No, it's not.
    B : Oh, I'm sorry.
    A : That's okay.


Exercise : Polite Questions : MAY I, COULD I, and CAN I
1. May I please see your dictionary for a minute.
2. May I please use Bobby's phone please.
3. Can I have the check please?I have finish my meal.
4. Can I help you with your packages miss? Sure thanks.
5. May I leave the class Mrs. Sophia?
Can I borrow your calculator during the algebra test? I'm sorry, but I need to use it.
7. Could I borrow some of your money please?I have less amount of money. Sure, here it is. Thanks.

Rabu, 21 Maret 2012

tugas bahasa inggris bisnis 2




1.       Subject                              =  George
Verb phrase                       = is cooking
Complement                     = dinner
Modifier of time               = tonight

2.       Subject                                 = Henry and Marcia
Verb phrase                       = have visited
Complement                     = the president

3.       Subject                                 = We
Verb phrase                       = can eat lunch
Modifier of place             = in the restaurant
Modifier of time               = today
  
4.       Subject                                 = Pat
Verb phrase                       = should have bought
Complement                     = gasoline
Modifier of time               = yesterday
5.       Subject                                 = Trees
Verb                                      = grow

6.       Subject                                 = It
Complement                     = was raining
Modifier of time               = at seven o’clock
Modifier of time               = this morning
  
7.       Subject                                 = She
Verb                                      = opened
Complement                     = a checking account
Modifier of place             = at the bank
Modifier of time               = last week

8.       Subject                                 = Harry
Verb phrase                       = is washing
Complement                     = dishes
Modifier of place             = right now

9.       Subject                                 =  She
Verb                                      = opened
Complement                     = her book
10.   Subject s                              = Paul , William , and Marry
Verb phrase                       = were watching
Complement                     = television
Modifier of place             =  a few minutes ago

writing business english 2UNDERSTANDING BUSINESS AND BUSINESS THAT WE CHOOSE and why

Business is an organization that sells goods or services to consumers or other businesses, to make a profit. Historically the business of the English word business, busy from the word which means "busy" in the context of individual, community, or society. In a sense, busy with activity and profitable work.

  
In a capitalist economy, where most businesses are owned by private parties, business set up to make a profit and increase the prosperity of their owners. Owner and operator of a business get rewarded according to the time, effort, or capital they provide. But not all businesses pursue this advantage, such as business co-operative that aims to improve the welfare of all members or a government institution that aims to improve people's welfare. This business model contrasts with the socialistic system, where big business is owned mostly by the government, the public, or a union.

  
Etymologically, the business means the situation where a person or group of people busy doing the job that generates profits. The word "business" itself has three uses, depending skupnya - use of the singular word can refer to business entities, namely the unity of the juridical (legal), technical, and economic aims for profit or gain. Wider usage can refer to a particular market sector, such as "television business." The most widely refer to all activities undertaken by community providers of goods and services. However, the definition of "business" the right is still a matter of debate to this day.

I chosse the business that the restaurant business
In a difficult economic era like this restaurant business stillpromising business opportunity that is large enough.
There are several reasons why the restaurant business is often an option in starting a business among others from the consumer side, this time to eat is not just a necessity, but more than thateating has become a recreational activity which is quite fun for some people. Even people who are willing to travel quite far orwait in line patiently for a long time just to enjoy a well-knowndishes taste good.
Viewed from the side of employers, as well as tempted by theprofit margin is high enough, the reason to open a restaurantbecause they usually have a distinctive family heirloom recipesthat may be preferred because it feels good. Can also be cookedas a hobby or have a skill that is reliable in the culinary field.

Kamis, 24 November 2011

Euforia sea games

VIVAnews - Euforia tengah melanda seluruh penggemar sepakbola di Tanah Air setelah tim nasional Indonesia U-23 lolos ke final SEA Games 2011. Mitra Kukar pun rela menggeser uji coba akibat final SEA Games.

Perebutan emas di cabang paling favorit di SEA GAmes itu akan dimainkan besok, Senin 21 November 2011, di Gelora Bung Karno Jakarta. Mitra Kukar sudah mengagendakan uji coba pada hari yang sama, tapi akan memundurkan jadwal demi mengakomodasi elemen timnya yang akan menyaksikan laga itu.

Manajemen Naga Mekes memutuskan laga melawan Persikutim diundur pada Selasa 22 November 2011 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang. Kepastian ini disampaikan Manajer Operasional Mitra Kukar, Suwanto. Euforia Sea Games “Laga besok malam ditunda, dimundurkan ke hari Selasa sore,” katanya.

Penundaan ini lebih dikarenakan banyaknya protes yang diterima manajemen karena jadwal laga ujicoba tersebut bersamaan dengan partai final SEA Games yang mempertemukan timnas Indonesia melawan Malaysia. Manajemen menilai protes itu sebagai masukan yang  positif dari suporter.

“Banyak yang protes dengan kita karena jadwalnya bersamaan dengan Timnas menghadapi Malaysia dalam partai final SEA Games, ya terpaksa kita mundurkan,” jelasnya.

Sementara itu, ketiga pemain Timnas senior yang sedianya akan hadir pada hari ini atau besok ternyata urung datang, mereka adalah Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi dan Hendro Kartiko. Mereka seharsunya sudah pulang setelah membela Timnas senior melawan Iran di ajang Pra Piala Dunia 2014.

Keterlambatan ini diduga karena Timnas senior diproyeksikan untuk tampil pada laga persahabatan melawan LA Galaxy, klub yang dibela mantan bintang Manchaster United, David Beckham. “Hamka, Bustomi dan Hendro belum datang. Mereka rencananya akan dimainkan melawan LA Galaxy, sehingga kepulangannya tertunda,” sambung Suwanto. (ren)
Laporan: Ikram/Kalimantan                                 
EUFORIA SEA GAMES XXVI INDONESIA
Euforia SEA GAMES XXVI di Jakarta dan Palembang sangat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Maklum saja, acara yang diselenggarakan 2 tahunan ini merupakan ajang bergengsi di kawasan Asia Tenggara. Setelah beberapa kali penyelenggaraan, baru kali ini lagi Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah ajang bergensi ini. Demi meningkatkan fasilitas dan kenyamanan, Pemerintah menyelenggarakan acara ini di 2 tempat yaitu Jakarta dan Palembang. Hal tersebut bertujuan sangat baik karena akan meningkatkan pariwisata di daerah Palembang. Walaupun masih banyak pula pertandingan yang diadakan di Jakarta, salah satunya sepak bola. Sepak bola merupakan olah raga yang banyak diminati dan dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Terutama bila tim kesayangan mereka, yang pastinya Indonesia, berlaga. Mereka tidak akan melewatkan kesempatan untuk menyaksikan tim-tim kesayangan mereka berlaga. Hal itulah yang membuat saya dan keluarga “ikut-ikutan” menyaksikan pertandingan sepak bola. Di samping anak-anak yang memang menyukai bola, hal ini dapat pula menjadi salah satu hiburan bagi keluarga. Kesempatan yang belum tentu ada setiap tahun dapat kita manfaatkan untuk menyaksikan tim-tim sepak bola yang ada di Asia Tenggara bertanding/berlaga. Pertandingan tersebut dapat memberikan masukan bagi tim kita akan betapa majunya sepak bola di kawasan Asia Tenggara dan dapat memotivasi kita akan lebih berjuang lagi untuk menigkatkan persepakbolaan di tanah air.


Mengontrol keuangan pribadi dengan cara pemrioritasan kebutuhan

Mungkin banyak orang yang belum terlalu menyeimbangkan antara keuangan dengan kebutuhannya.
Bagi saya mengontol keuangan bukanlah suatu hal yang mudah karena dengan adanya banyak keinginan yang tak terduga. Tetapi untuk saya, saya harus dapat memprioritaskan kebutahan yang saya butuhkan terlebih dahulu di banding untuk hal-hal lain yang tidak terlalu penting.
Mungkin bagi saya dan juga mahasiswa yang lainnya seringkali tidak memperhatikan pentingnya mengontrol keuangan pribadi karena berpikiran dan juga beranggapan karena masih mendapatkan uang dari orang tua maka belum berpikir sedemikiannya menggunakan uang untuk kebutuhan yang jauh lebih penting.Karena kita tidak akan selamanya menerima uang atau meminta uang kepada orang tua.
Maka dari itu mungkin kita sebaiknya harus dapat mengontrol keuangan pribadi dengan cara memprioritaskan kebutuhan.